Celebrating LIFE everyday, everywhere

Selasa, 28 September 2010

Bloody Valentine

Dua geng kriminal nge-top di Chicago, Illinois pada tanggal 14 Februari 1929 terlibat konflik yang mengakibatkan tujuh orang tewas dalam pembantaian massal yang dikenal sebagai The Saint Valentine’s Day Massacre.

Pembantaian ini berawal dari geng Italia di sisi kota bagian Selatan yang dipimpin Al Capone berniat membunuh Bugs Moran, kepala geng Irlandia di sebelah Utara. Para eksekutor suruhan Al Capone menyamar sebagai polisi dan menggerebek sebuah gudang tempat berkumpulnya para anggota geng Moran.

Polisi gadungan ini pun menjejerkan ketujuh anak buah Moran di tembok dengan dalih akan diperiksa. Kenyataannya, mereka semua diberondong dengan senapan! Tetapi ternyata, Bugs Moran lolos dari pembantaian yang sudah dirancang Al Capone dengan sangat detail ini. Kok bisa? Itu karena anak buah Al Capone salah identifikasi atas seorang anak buah Moran yang mirip dengan Sang Bos! Sejak peristiwa di hari Valentine itu, Al Capone sering mengumbar ancaman berbunyi: “Aku akan mengirim rangkaian bunga padanya”, sebagai perumpamaan upayanya untuk membunuh Bugs Moran.


0 komentar:

Poskan Komentar

© DEEP!, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena